Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PARIWISATA » Korban Dampak Pagar laut Misterius, Nelayan Tanjung Kait Pemerintah Segera Selesaikan Dengan Tuntas

Korban Dampak Pagar laut Misterius, Nelayan Tanjung Kait Pemerintah Segera Selesaikan Dengan Tuntas

  • account_circle Kang Eben
  • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
  • visibility 228
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kabupaten Tangerang, mitramerahputih.com – Sambas Seorang nelayan warga Tanjung Kait Kabupaten Tangerang Provinsi Banten yang berprofesi sebagai Ketua BPPKB Desa Tanjung Anom Kecamatan Mauk mewakili nelayan yang merasakan terdampak atas kegiatan pagar laut oleh korporasi, Meminta kepada Pemerintah untuk segera menyelesaikan permasalahannya sampai tuntas,
Selasa, 28/01/2025.

Sambas saat diwawancarai oleh Awak Media memaparkan bahwa dirinya sebagai nelayan dan mewakili para nelayan Tanjung kait dirinya menduga ini karena adanya pemagaran Laut yang terjadi sepanjang pantai Utara Tangerang dari Tanjung Pasir sampai Kronjo.

“Sampai saat ini menjadi sepi dan bahkan tidak ada lagi nelayan yang melaut dan ke bagan ternak kerang ijo karna terdampak air keruh dan merusak budidaya kerang ijo,” ujarnya.

Sambas menambahkan bahwa dampak pemagaran Laut juga berimbas pada bagan atau yang dimilikinya nelayan budidaya kerang ijo sehingga sudah 5 bulan tak lagi bisa produktif karena air laut keruh dan kotor.

“Sudah 5 bulan para nelayan tidak produktif, Tidak lagi bisa cari ikan karena air lautnya keruh dan trusak,” ungkapnya.

Lebih lanjut Sambas mengungkapkan bahwa dirinya juga sudah mengutarakan ke publik bahwa pemagaran laut bukan suwadaya masyarakat, itu bohong apa yang di katakan salah satu oknum mahasiswa yang konon dari UMT. Paparnya.

“Bagan nelayan juga berkurang penghasilan nya karena dampak dari pagar laut ,” ungkapnya.

Sambas juga memaparkan bahwa para nelayan mengalami dampak kerugian cukup besar selama 5 bulan ini berupa rusaknya Kapal, bagan Rusak, Jaring rusak.ternak kerang ijo.

“Kapal nelayan rusak karena menyangkut di bambu-bambu pagar laut, termasuk Bagan.” Ujar sambas.

Harapan kami nelayan Tanjung Kait kepada Pemerintah agar bisa menyelesaikan dengan Tuntas. Pungkas.

(Ant).

  • Penulis: Kang Eben

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less