Kabid Dinas Kelautan Dan Perikanan Mengadakan Dialog Dengan Nelayan Tanjung Kait

Kabid Dinas Kelautan Dan Perikanan Mengadakan Dialog Dengan Nelayan Tanjung Kait

Mitramerahputih.com| Kabupaten Tangerang – Sosialikan Program pemberdayaan Dinas Perikanan dan kelautan Kabupaten Tangerang, Kabid Pengelolahan budidaya kunjungi nelayan Tanjung Kait, Acara di laksanakan di Rumah Makan Beni, Kampung Tanjung Kait Desa Tanjung Anom Kecamatan Mauk Pada, Jumat ( 26/9/2026)

Turut hadir dalam acara, Kabid Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tangerang bidang Pengelolahan Perikanan Budidaya dan tim, Ketua Kelompok Nelayan Mauk, Ketua Kelompok Nelayan Sukadiri, Ketua Kelompok Nelayan Pakuhaji,Para Nelayan Tanjung Kait, Pengrajin Kapal nelayan, dan Tokoh masyarakat.

Dilokasi acara, Kabid Dinas Kelautan dan perikanan Kabupaten Tangerang Bidang Pengelolaan Perikanan Budidaya Ibu Hj. Andriyani, S.P., M.M, dalam sambutannya mengatakan, Kunjungannya dia kali ini untuk berdialog dengan para nelayan Tanjung Kait dan sekaligus mensosialisasikan program – program dinas perikanan dan kelautan bidangnya.

“Nelayan yang terdaftardi data bes Kabupaten Tangerang kurang lebih 4740, nelayan yang tergabung dalam kelompok kelompok nelayan,” Ujarnya.

Lanjutnya,” Dinas perikanan dan kelautan punya program- program pemberdayaan untuk para nelayan, dan di atur dengan perbub,
Program masuk ke kelompok dan bukan ke perorangan, Bantuan bentuknya bergilir
diantaranya, Bantuan Bubu, Bantuan solar, Bantuan Kapal Nelayan dan lain lain,” Pungkasnya.
.
Dirinya menambahkan, Keuangan pemerintah sedang tidak baik baik, sehingga Dinas pun terkena imbas, untungnya untuk bantuan alat tangkap tidak terkena dampak efisiensi, yang terkena adalah anggaran makan minum, Tuturnya

Sambas salah satu nelayan tanjung kait menambahkan, Kami selaku nelayan budidaya kerang hijau kepada pemegang kebijakan tolong bantu kami dalam pemasaran dari daging menjadi olahan makanan lain contoh apakah bisa daging kerang hijau di buat menjadi olahan kerupuk menjadi salah satu oleh oleh wisata,
sehingga memberikan daya semangat untuk nelayan budidaya kerang,yang kami lihat para pengepul lebih banyak menjual daging ke Muara Angke dan muara baru sehingga menumpuk dan jatuhnya harga penjualan kerang hijau,Tambahnya.

Dirinya berharap pemerintah hadir untuk membantu memberikan solusi sehingga Harga kerang hijau bisa stabil, Harapnya.(*/Anwar St/ Sopian).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *