Kabupaten Tangerang | Mitramerahputih.com — aktivis Pantura, menyoroti kondisi jalan Kampung Klebet–Kayu Apu RT 010 RW 003, Desa Klebet, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, yang hingga kini tidak pernah tersentuh perbaikan.
Ironisnya, jalan tersebut sudah berpuluh-puluh tahun mengalami kerusakan parah. Setiap musim hujan, kondisi jalan berubah menjadi becek, licin, dan sulit dilalui, sehingga sangat menghambat aktivitas masyarakat, baik untuk bekerja, sekolah, maupun akses ekonomi lainnya.12 Januari 2026.
Jay mempertanyakan komitmen pemerintah desa dan pemerintah daerah, mengingat setiap tahun Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) rutin dilaksanakan di tingkat desa maupun kecamatan Kemiri. Namun, hasil Musrenbang tersebut dinilai tidak pernah terealisasi dalam bentuk pembangunan jalan yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.

“Anggaran APBDes dan APBN setiap tahun ada. Pertanyaannya, ke mana anggaran tersebut dialokasikan, sementara masyarakat masih harus melewati jalan rusak dan becek saat musim hujan?” tegas Jay.
Ia meminta pemerintah Desa Klebet, Kecamatan Kemiri, hingga Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk segera turun tangan, melakukan peninjauan langsung ke lokasi, serta memberikan kejelasan dan solusi nyata atas permasalahan infrastruktur yang sudah lama dikeluhkan warga.
Jay menegaskan bahwa pembangunan jalan bukan sekadar janji dalam Musrenbang, tetapi hak dasar masyarakat yang harus segera diwujudkan. Pungkasnya.
Di tempat berbedah, Adi salah satu pengguna jalan tersebut membenarkan dengan rusak paranya jalan Klebet.
“Saya tiap hari melintasi jalan klebet ini,Kendaraan saya sering bocor ban karna medan jalan yang rusak,bahkan saat musim penghujan ini kalau melintas malam kendaraan sering terperosok karna banyaknya lubang lubang yang dalam tertutup genangan air hujan,Harapan saya jalan ini bisa secepatnya di perbaiki oleh pemerintah”, Harapnya, Sambil menuntun kendaraan roda dua yang bocor ban.tutupnya
(*/red).












