Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Betonisasi di Perum Nuansa Mekarsari Tuai Sorotan

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Betonisasi di Perum Nuansa Mekarsari Tuai Sorotan

  • account_circle Kang Eben
  • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
  • visibility 75
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABUPATEN TANGERANG, Mitramerahputih.com – Proyek betonisasi di Jalan Utama RT 002 RW 006, Perumahan Nuansa Mekarsari, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, diduga kuat tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam perencanaan. Temuan tersebut mencuat setelah sejumlah penggiat kontrol sosial melakukan kroscek dan peninjauan langsung ke lokasi pada Sabtu (24/05).

Berdasarkan kroscek hasil pengukuran di lapangan, ketebalan beton yang seharusnya sesuai dengan papan bexisting 15 sentimeter, justru menunjukkan variasi yang mencolok. Pengukuran menunjukkan ketebalan berkisar antara 12 hingga 23 sentimeter, yang menimbulkan tanda tanya besar terkait kualitas dan konsistensi pengerjaan.

Tak hanya itu, indikasi pelanggaran spesifikasi juga diperkuat dengan kesaksian sejumlah warga komplek yang menyebutkan bahwa sebagian paving block lama tidak dibongkar sepenuhnya sebelum pengecoran dilakukan. Hal ini dikhawatirkan akan berdampak pada daya rekat dan kekuatan struktur beton dalam jangka panjang.

” paving blok yang bagian sini memang kondisi paving nya sudah retak dan hancur itu gak di bongkar kalau bagian sana masih agak bagusan yang di bongkar,” Ujar warga setempat (yang enggan di sebutkan namanya) Sabtu 24-05-2025.

Saat di konfirmasi awak media kepada pelaksana proyek melalui chat WhatsApp Sabtu 24-05-2025 tak ada tanggapan dan respon.

Kritik juga mengemuka soal durasi pelaksanaan proyek yang dinilai terlalu singkat. Dalam papan proyek disebutkan waktu pelaksanaan 60 hari kalender, sementara nilai kontraknya mencapai Rp99.073.000.

Proyek ini diketahui dibiayai oleh APBD Kabupaten Tangerang tahun anggaran 2025, Melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) dan dikerjakan oleh CV. PUTRA UTAMA

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak kontraktor maupun pengawas DBMSDA Kabupaten Tangerang. Masyarakat berharap ada tindak lanjut serius dari pihak terkait untuk mengaudit pelaksanaan proyek agar sesuai dengan standar teknis dan tidak merugikan keuangan negara.(*/ red).

  • Penulis: Kang Eben

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less